March, 2016

now browsing by month

 

MITOS DAN FAKTA SEPUTAR ASI DAN MENYUSUI

1. MITOS: Busui tidak boleh makan cabai/sambal karena nanti anaknya diare

FAKTA: tidak semua bayi sensitif terhadap capsaicin, zat yang terdapat dalam cabai. Silakan makan pedas dalam jumlah yang wajar dan amati reaksi bayi. Silakan baca dokumen tentang makanan minuman ibu menyusui.

2. MITOS : Busui tidak boleh makan cabai/sambal karena biji cabe akan keluar lewat feses bayi

FAKTA : bentuk feses bayi ASI memang teksturnya terkadang seperti biji cabai bukan karena ibu makan pedas/sambal/cabai. Silakan baca dokumen tentang BAB (Buang Air Besar) bayi. 

3. MITOS:  Tiap mau menyusui harus minum yang hangat-hangat agar ASI juga hangat.

FAKTA: suhu ASI selalu mengikuti suhu tubuh ibu. ASI dalam payudara umumnya bersuhu 37-38 derajat Celcius terlepas apapun yang ibu konsumsi.

4. MITOS : Busui tidak boleh minum dingin/es agar bayi tidak pilek

FAKTA : pilek bisa terjadi karena paparan virus dari lingkungan, bukan karena apa yang dikonsumsi oleh ibunya.

5MITOS: ASI pagi hari itu basi jadi harus diperah dulu dan dibuang baru boleh menyusui bayi.

FAKTA: ASI kapanpun selalu dalam kondisi yang baik dan siap disajikan untuk bayi.

6. MITOS: Kalau sudah berhubungan suami istri, kualitas ASI tidak akan baik bagi bayi.

FAKTA: ibu bisa tetap berhubungan badan dengan suami. Berhubungan badan bisa meningkatkan hormone oksitosin dan memperlancar ASI.

7. MITOS: Ibu yang putingnya belah tidak boleh menyusui karena jika menyusui maka bayinya akan meninggal dunia

FAKTA : Puting belah sebagaimana bentuk puting yang lain tetap dapat menyusui karena bayi tidak menyusu pada puting tetapi menyusu pada payudara dengan mengikutsertakan areola. Sejauh ini belum ada laporan ilmiah tentang adanya bayi yang meninggal setelah menyusu pada ibu yang putingnya terbelah.

8.  MITOS: menyusui membuat payudara ibu menjadi kendur atau berubah bentuk

FAKTA : kehamilan serta usia yang merubah bentuk payudara, bukan menyusui

9.  MITOS : Seorang wanita yang telah melakukan operasi pembesaran payudara tidak dapat menyusui.

FAKTA : Banyak ibu yang melakukan operasi pembesaran payudara dan tetap menyusui. Tidak ada bukti nyata bahwa menyusui dengan payudara dengan silikon dapat membahayakan bayi. Operasi pembesaran payudara biasanya dilakukan lewat areola. Walau begitu, ibu yang pernah menjalankan operasi ini biasanya memiliki produksi ASI yang cenderung sedikit, sama dengan ibu yang menjalankan operasi apapun yang melalui areola.

10. MITOS :  Payudara sebelah kanan adalah nasi, payudara kiri adalah lauknya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.

FAKTA : Isi payudara kanan dan kiri sama saja kok, foremilk dan hindmilk . Biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang. Cek juga dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.

11. MITOS :  Payudara sebelah kanan adalah makan, payudara kiri adalah minumnya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.

FAKTA : Isi payudara kanan dan kiri sama saja kok, foremilk dan hindmilk . Biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang. Cek juga dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk. 

12. MITOS : Ibu dengan ukuran payudara yang kecil tidak bisa memproduksi ASI yang cukup untuk bayinya.

FAKTA : Ukuran payudara tidak ada hubungannya dengan produksi. Apapun ukuran payudara ibu, ASI akan selalu cukup untuk bayi jika ibunya rajin menyusui/memerah dan selalu berpikir positif.  Besar/kecilnya payudara pada dasarnya tergantung dari jaringan lemak di dalam payudara.

13.  MITOS :  Kalau ibu keluar rumah ASI harus dibuang dulu sebelum menyusui lagi. Jika tidak nanti bayinya masuk angin.

FAKTA : ASI dalam payudara selalu dalam kondisi baik dan siap disajikan untuk bayi.

14.  MITOS : Payudara harus digoyang-goyangkan dulu sebelum menyusui agar ASI tercampur dengan baik

FAKTA : ASI selalu terdiri dari foremilk dan hindmilk, keduanya keluar bergantian. Jika waktu menyusui cukup dan si kecil menghabiskan satu payudara hingga tertidur atau kenyang maka dia akan mendapatkan keduanya. Silakan cek dokumen tentang foremilk dan hindmilk.

15. MITOS : Ibu menyusui harus banyak makan agar ASI-nya banyak.

FAKTA : kuantitas ASI tidak ditentukan oleh berapa banyak makan ibu, tetapi oleh demand/kebutuhan bayi. Ibu harus menyusui sesuai dengan kehendak bayi dan harus selalu berpikiran positif bahwa ASI-nya cukup untuk bayinya. Selama ibu menyusui, dia harus makan makanan dengan gizi berimbang agar nutrisi dalam tubuh ibu tidak tekor karena digunakan untuk produksi ASI. Silakan baca dokumen tentang makanan dan minuman ibu menyusui

16. MITOS : ASI jangan sampai kena alat kelamin bayi karena bisa mengakibatkan mandul.

FAKTA : ASI tidak akan menyebabkan kemandulan. Jikapun sampai terkena alat kelamin, cukup bersihkan dengan air.

17. MITOS : Ibu yang sudah mendapatkan haid tidak boleh lagi menyusui karena ASI-nya menjadi amis dan tidak lagi segar.

FAKTA : ibu yang sudah haid tetap menghasilkan ASI yang berkualitas untuk bayinya. Namun penurunan produksi ASI pada ibu yang sedang haid sering terjadi terkait hormonal. Penurunan ini hanya sementara dan akan kembali normal selepas masa haid.

18. MITOS : ASI yang encer berarti kualitasnya tidak baik.

FAKTA : ASI memang terdiri dari dua bagian, yang encer disebut foremilk (ASI awal) yang kaya protein dan laktosa. ASI yang lebih kental disebut hindmilk (ASI akhir) yang kaya lemak. Keduanya penting untuk bayi. Silakan cek dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.

19. MITOS: Ibu menyusui harus minum jamu agar ASI menjadi kental

FAKTA : ASI selalu terdiri dari dua bagian, yang encer dan kaya protein disebut foremilk, sementara yang kental dan kaya lemak disebut hindmilk, terlepas apapun yang dikonsumsi ibu. Silakan cek dokumen tentang foremilk dan hindmilk.

20. MITOS : jika bayi demam ibu menyusui harus makan kelapa hijau untuk menurunkan demam pada bayi.

FAKTA: jika bayi demam segara ukur suhu tubuhnya dengan termometer. Paracetamol boleh diberikan jika suhunya di atas 38 derajat. Demam pada bayi bisa diringankan dengan kompres air hangat, skin to skin, perbanyak asupan ASI, dan berikan pakaian yang tipis.

21. MITOS : ASIP jika disimpan lama akan berubah menjadi darah.

FAKTA : ASIP ya tetap ASI, tidak akan menjadi darah. Lakukan manajemen ASIP yang benar agar ASIP layak konsumsi. Silakan cek dokumen tentang manajemen ASIP.

22. MITOS : ASI yang pertama keluar setelah bayi lahir itu adalah ASI basi karena warnanya kuning, jadi harus dibuang.

FAKTA : ASI yang keluar segera setelah bayi dilahirkan adalah kolostrum yang manfaatnya sangat besar bagi bayi. Silakan aca dokumen tentang Laktogenesis.

23MITOS  : Jika ASI belum atau tidak lancar di hari-hari pertama setelah melahirkan dapat digantikan dengan susu formula.

FAKTA : Belum keluarnya ASI pada hari pertama kelahiran adalah sesuatu yang normal. Hari-hari pertama ditandai dengan keluarnya kolostrum dengan jumlah yang kecil tetapi sangat penting untuk antibodi bayi. ASI matang baru keluar 2-3 hari sejak melahirkan. Bayi sendiri secara alami akan tahan selama 2-3 hari sejak lahir tanpa ASI. Sayangnya, banyak ibu menjadi keburu pesimis karena ASI yang tidak langsung keluar itu. Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang belum siap. Silakan baca dokumen tentang Laktogenesis.

24. MITOS : Bayi ASI selalu tampak tidak kenyang dan sulit tidur, sehingga perlu diberi susu formula

FAKTA : Karena ASI begitu mudah dicerna, bayi yang umumnya minum ASI lebih mudah lapar dibanding bayi yang minum susu formula. Sehingga pada minggu-minggu awal setelah kelahirannya bayi akan menyusu setiap 2-3 jam sekali atau bahkan kurang dari itu. Penelitian menujukan bahwa bayi yang diberikan susu formula tidak tidur lebih baik meskipun bayi mungkin tidur lebih lama. Hal ini disebabkan susu formula tidak dapat dicerna dengan cepat, sehingga membuat jarak antara waktu menyusu menjadi lebih panjang sehingga bayi tidur lebih lama.

25. MITOS: ASI bisa kena mata bayi bisa buta.

FAKTA : tidak masalah ASI kena mata bayi, cukup bersihkan dengan kapas yang dicelup air hangat. Tetapi sebaiknya tidak menggunakan ASI sebagai obat tetes mata karena belum teruji secara medis,. Syarat obat tetes mata itu ada dua, harus steril dan pH-nya cocok dengan pH mata. Kalau pH-nya tidak cocok justru bisa merusak kornea mata. Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah bahwa ASI bisa menjadi obat tetes mata. Kalau bayi belekan, disarankan untuk dilap dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat dan lakukan pemijatan lembut di sekitar area mata. Lakukan observasi selama 1-2 x 24 jam, apabila kondisinya masih sama atau memburuk, harus segera dibawa ke dokter mata.

26. MITOS : Semakin sering ASI diperah makan ASI bisa semakin cepat kering.

FAKTA : semakin sering diperah dan disusukan maka produksi ASI akan semakin banyak. Hal ini berkaitan dengan sistem produksi ASI yang menganut prinsip supply on demand(sesuai permintaan). Semakin sering payudara dikosongkan, maka ASI akan lebih cepat diproduksi.

27MITOS : Sekali menghentikan menyusui, maka seorang ibu tidak dapat menyusui lagi.

FAKTA : Jika bayi mendapat susu formula, ibu dapat menyusui kembali setelah terhenti sementara, dengan memberikan teknik relaktasi serta mendapat dukungan dan bantuan yang tepat.

28. MITOS: Stres menyebabkan ASI kering.

FAKTA : Walaupun stres berat atau baby blues yang parah dapat menyebabkan terhentinya ASI, akan tetapi keadaan ini biasanya hanya sementara, sebagaimana reaksi fisiologis lainnya. Bukti menunjukkan bahwa menyusui dapat menghasilkan hormon yang dapat meredakan ketegangan, memberikan ketenangan kepada ibu dan bayi dan menimbulkan ikatan yang erat antara ibu dan anak.

29. MITOS : Payudara yang “lembek” adalah payudara yang tidak ada ASInya.

FAKTA : Payudara “lembek” adalah tanda pengeluaran ASI (baik menyusui dan memerah) lancar. Payudara yang keras justru menandakan pengeluaran ASI tidak lancar, apabila hal ini dibiarkan justru akan mengganggu produksi ASI bahkan bisa menyebabkan radang payudara (mastitis) 

30. MITOS: Menyusui adalah perjuangan seorang ibu, makanya adalah normal jika proses menyusu menimbulkan rasa sakit.

FAKTA : Walaupun bukan sesuatu hal yang aneh jika pada hari-hari pertama menyusui seorang ibu akan merasa sedikit kurang nyaman pada payudaranya, tapi kondisi ini seharusnya hanya berlangsung selama beberapa hari saja, dan tidak boleh menjadi sedemikian parahnya sehingga seorang ibu menjadi takut untuk menyusui bayinya. Rasa sakit yang amat sangat pada puting ketika sedang menyusui menandakan bahwa bayi belum sempurna pelekatannya. Sakit atau lecet pada puting yang berlangsung selama lebih dari 3-4 hari tidak boleh diabaikan, harus dicari tahu penyebabnya. Perbaiki pelekatan menyusui jika payudara lecet. Jika payudara lecet terus terjadi meski pelekatan sudah diperbaiki, segera bawa bayi ke dokter anak yang paham tentang tongue tie untuk melihat jika ada kemungkinan si bayi terkena tongue tie.  Silakan baca dokumen tentang posisi dan pelekatan serta dokumen tentang tongue tie.

31. MITOS : Bayi ASIX membutuhkan tambahan cairan air putih ketika cuaca sedang panas.

FAKTA : Komponen air di dalam ASI mencapai lebih dari 80% yang dibutuhkan oleh bayi di bawah usia 6 bulan sehingga dia tidak membutuhkan cairan lain bahkan dalam kondisi cuaca yang panas sekalipun. Ginjal bayi di bawah usia 6 bulan belum sempurna, sehingga memberi banyak air akan membuat tubuh bayi mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan. Ginjal bayi tidak mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga menyebabkan timbunan air dalam tubuh. Air putih memang sehat, dan dibutuhkan tubuh, tetapi ginjal bayi di bawah 6 bulan belum matang untuk menerima cairan selain ASI.

32MITOS : Seorang ibu harus mencuci putingnya setiap kali sebelum mulai menyusui.

FAKTA : Pemberian susu formula kepada seorang bayi memang harus sangat memperhatikan faktor-faktor kebersihan, karena susu formula merupakan tempat yang baik untuk berkembang biak-nya bakteri dan juga rentan terhadap kontaminasi. Membersihkan/mencuci puting malah akan menghilangkan minyak-minyak alami yang melindungi puting dari resiko lecet karena puting kering. Yang penting sebelum menyusui seorang ibu harus mencuci tangannya dengan sabun untuk mengurangi kemungkinan sakit pada bayinya.

33. MITOS : Menyusui hingga anak berusia di atas dua tahun membuat anak menjadi manja dan tidak mandiri

FAKTA : Menyusui setelah anak berusia dua tahun atau lebih justru meningkatkan kedekatan anak dengan ibu dan dapat membuat anak menjadi pribadi yang mandiri karena merasa kebutuhannya fisik dan psikologisnya terpenuhi dengan baik. Manja dan tidak mandiri berkaitan erat dengan pola asuh yang diterapkan orangtua masing-masing.

34MITOS : susu formula hampir sama kandungannya dengan ASI.

FAKTA : Susu formula sama sekali berbeda dengan ASI, susu formula berusaha menyamakan diri dengan ASI walau dibuat berdasarkan pengetahuan yang sempit dan tidak menyeluruh tentang apa kandungan ASI sebenarnya. Susu formula tidak mengandung zat antibodi atau kekebalan tubuh, sel-sel hidup, enzim-enzim, dan tidak mengandung hormon. Dibandingkan ASI, susu formula mengandung lebih banyak zat aluminium, mangan, timbal dan zat besi. Kandungan protein dan lemak yang terdapat dalam susu formula juga berbeda dengan yang terdapat dalam ASI. Kandungan susu formula tidak berubah dari periode awal menyusui hingga akhir, dari hari pertama ke hari ke-7 hingga hari ke-30, dari satu ibu ke ibu lainnya, dari satu bayi ke bayi lainnya. ASI Anda dibuat khusus hanya untuk bayi Anda. Susu formula dibuat dan disamaratakan untuk semua bayi. Susu formula hanya mampu membuat bayi menjadi gemuk, tetapi bayi tidak mendapatkan kandungan nutrisi dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan, yang semuanya terdapat dalam ASI.

35. MITOS : Ibu yang putingnya berdarah tidak boleh menyusui.

FAKTA : Meskipun darah membuat bayi gumoh lebih banyak, dan darah bahkan mungkin muncul dalam buang air besar nya, ini bukan alasan untuk berhenti menyusui bayi. Puting susu yang sakit dan berdarah tidak lebih buruk dari puting susu yang sakit dan tidak berdarah. Jika puting luka dan sakit sekali, boleh diistirahatkan selama 1-2 hari dari proses menyusui langsung dan selama itu ASI diperah dengan tangan sesering mungkin dan ASIP diberikan dengan media selain dot. Jika luka membaik, silakan menyusui kembali. Jangan lupa oleskan ASI pada puting untuk mempercepat sembuhnya luka atau lecet. Perbaiki juga pelekatan menyusui agar puting tidak mudah lecet.

36. MITOS : Wanita dengan puting datar atau terbenam tidak bisa menyusui.

FAKTA : Bayi tidak menyusui pada puting susu, mereka menyusu pada payudara. Meskipun mungkin lebih mudah bagi bayi untuk melekat pada payudara dengan puting menonjol, puting tidak harus tetap keluar. Sebuah awal yang tepat biasanya akan mencegah masalah menyusui dan ibu dengan berbagai bentuk puting bisa menyusui dengan baik. Nipple shield atau penyambung puting tidak dianjurkan karena walau kelihatannya bisa menyelesaikan masalah, penggunaannya dapat mengakibatkan proses menyusui yang buruk karena pelekatan yang tidak tepat. Jika pelekatan tidak tepat, maka ASI yang diperoleh bayi juga tidak akan optimal. Posisi menyusui tertentu juga bisa membantu ibu yang putingnya datar untuk menyusui dengan benar.  Semakin sering disusui, maka puting yang terbenam umumny akan mulai muncul ke permukaan.  Silakan cek dokumen masalah payudara pada ibu menyusui.

37. MITOS : bayi yang sudah berusia di atas 3 bulan dan sudah terbiasa menyusu langsung pada ibunya tidak akan terkena bingung puting.

FAKTA : peluang terjadinya bingung puting bisa dialami oleh semua bayi pada berbagai usia dan bisa terjadi setiap saat secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda terlebih dahulu. Silakan cek dokumen tentang bingung puting.

38. MITOS : breastpump atau pompa ASI dapat membuat jaringan pada payudara rusak.

FAKTA : breastpump atau pompa ASI, baik elektrik dan manual, selama digunakan dengan benar, tidak membuat payudara sakit dan ibu tetap nyaman tidak membahayakan. Cara memerah ASI itu tergantung preferensi/pilihan atau kenyamanan. Kalau memerah denganbreastpump lebih nyaman silakan menggunakan. Kalau dengan tangan lebih nyaman silakan dengan tangan. Karena kalau tidak nyaman, maka hasil perahannya tidak optimal. AIMI menyarankan setiap ibu utk tetap tahu bagaimana cara memerah dengan tangan utk mengantisipasi kondisi-kondisi dimana ibu tidak bisa menggunakan breastpump, misal: puting sedang luka, breastpump sedang rusak, tidak bisa mendapatkan akses air bersih dan matang utk mencuci breastpump, dsb. Memerah dengan breastpump juga boleh, selama ibunya nyaman dan memahami betul penggunaan breastpump dengan baik dan benar (bagaimana cara menggunakan dan membersihkannya). Apapun cara memerah yang digunakan, pastikan cara itu nyaman bagi ibu karena kenyamanan memerah juga membantu memperlancar keluarnya ASI. Tentang memerah dengan tangan, silakan baca dokumen tentang memerah ASI dengan tangan.

39. MITOS : Bayi yang menangis terus pada jam-jam tertentu ASI ibu terkena sawan/ bayi terkena sawan

FAKTA : bayi menangis pada jam-jam tertentu bisa jadi karena kolik yang sebabnya tidak diketahui dan umum terjadi pada bayi dan akan hilang dengan sendirinya

40. MITOS : Ibu menyusui harus minum jamu untuk membuat ASI kental dan tidak amis

FAKTA : kekentalan ASI tidak ada hubungannya dengan jamu dan terkadang bayi justru sensitif terhadap jamu yang dikonsumsi ibu sehingga pada akhirnya bayi justru menolak menyusu atau bayi mengalami sensitifitas pemcernaan seperti diare atau muntah.

41. MITOS : ibu hamil tidak boleh menyusui karena ASInya sudah tidak bagus atau bahkan beracun

FAKTA : ibu hamil tetap bisa menyusui dengan memperhatikan beberapa hal seperti: kondisi janin, riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya, serta kemunculan kontraksi selama kehamilan. Silakan baca dokumen tentang menyusui saat hamil (nursing while pregnant) dan tandem nursing.

42. MITOS : Ibu menyusui tidak boleh tidur siang karena darah putih bisa naik ke kepala

FAKTA : Ibu menyusui harus cukup tidur/istirahat. Biasanya dianjurkan si ibu ikut tidur ketika bayinya tidur, terutama pada ibu yang baru melahirkan dan bayinya masih sering terbangun saat malam hari

43. MITOS : ASI yang tidak dikeluarkan akan menjadi kanker

FAKTA : Tidak benar. Kalau ASI yang tidak dikeluarkan akan menjadi kanker, maka semua ibu menyusui yang kemudian menyapih akan kena kanker. Ketika pengeluaran ASI tidak maksimal dan banyak ASI yang tertinggal atau tidak dikeluarkan oleh bayi atau tidak diperah, maka hormon akan merangsang payudara untuk menghambat produksi ASI selanjutnya. Sehingga produksi ASI dalam payudara berkurang dan jika hal ini berlagsung berulang-ulang, maka ASI akan berhenti dihasilkan. Mekanisme ini sangat membantu untuk beberapa sebab, misalnya bayinya meninggal atau ketika ibu akan menyapih bayi menyusu.

44MITOS: Ibu jangan sampai ketiduran saat menyusui karena dapat menyebabkan bayinya cacingan

FAKTA : hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI memang akan membuat ibu mengantuk. Silakan tidur jika mengantuk. Yang penting jika mulai mengantuk pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Posisi menyusui tidur miring berguna untuk membantu ibu tetap rileks dan dapat beristirahat juga selama menyusui.

45. MITOS : Ibu menyusui yang jarang makan sayur membuat bayinya sembelit

FAKTA : bayi ASI tidak akan sembelit karena ASI mengandung zat pencahar/ laksatif. Kalau ibunya makan makanan berserat seperti sayur dan buah, yang akan lancar buang air besar ya ibunya. Bagaimanapun ibu menyusui harus makan makanan yang bernutrisi untuk menjaga kondisi tubuhnya dan menjaga asupan micronutrients (vitamin dan mineral) dalam ASI.

46. MITOS : Kalau bayi menangis berarti ASI-nya kurang

FAKTA : bayi menangis belum tentu lapar, bisa jadi karena bosan, kepanasan atau kedinginan, atau tidak nyaman karena lembab. Orang tua harus mempelajari ciri-ciri lapar pada bayi, antara lain: bayi mulai lapar ketika dia mulai suka menggeleng-gelengkan kepalanya, mulai gelisah, dan mulai membuka buka mulutnya seakan mencari puting. Jika bayi sudah menangis, sebetulnya itu adalah senjata terakhirnya memberi tahu bawah dia sudah sangat lapar.

47. MITOS : Sedikitnya produksi ASI dikarenakan faktor genetik

FAKTA : Faktor genetik tidak mempengaruhi produksi ASI, ASI diproduksi semakin banyak jika ibu semakin sering menyusui atau memerah

48. MITOS : ASI yang keluar dari ibu yang sudah berusia di atas 40 tahun sudah tidak lagi baik

FAKTA : ASI yang diproduski semua wanita di berbagai usia kualitasnya sama baiknya

49. MITOS : Ada beberapa bayi yang alergi ASI

FAKTA : tidak ada yang disebut sebagai alergi ASI. Yang ada adalah bayi yang alergi makanan yang dikonsumsi ibunya pada masa menyusui, sehingga muncul reaksi alergi pada bayi. Penanganannya adalah si ibu mencari sumber alergi dan menjauhinya

50. MITOS : Jika si kakak tidak bingung puting, maka adiknya juga tidak akan bingung puting

FAKTA : bingung puting tidak terkait dengan genetik, sehingga bisa terjadi pada setiap bayi. Bisa terjadi kapan saja dan secara tiba-tiba. Jadi lebih baik menghindari dot atau empeng daripada harus menanggung resikonya

51. MITOS : Bayi ASI tidak bisa gemuk. Jika ingin bayinya gemuk, berikanlah susu formula.

FAKTA : Baik bayi ASI maupun bayi sufor bisa gemuk. Tetapi bayi ASI tidak rentan obesitas sebagaimana bayi yang mengkonsumsi susu formula karena kandungan laktosa pada ASI dihasilkan pas sesuai kebutuhan bayi. Lagipula gemuk atau kurus bukan satu-satunya ukuran kesehatan bayi. Pastikan berat badan bayi selalu diplot di KMS atau growth chart setiap kali penimbangan untuk mengetahui perkembangan bayi.

52. MITOS : menyusui bayi harus dijadwalkan agar bayi lebih disiplin, tidak kelaparan dan tidak kekenyangan

FAKTA : menyusui bayi pada prinsipnya adalah on demand atau sesuai kehendak bayi. Tubuh bayi yang sehat memiliki mekanisme untuk menginformasikan kapan dia merasa haus atau lapar. Pada waktu-waktu tertentu seperti saat bayi mengalami growth spurt atau percepatan pertumbuhan, bayi akan menyusu lebih sering dari biasanya.

53. MITOS : Ibu baru melahirkan tidak boleh tidur siang

FAKTA : bayi baru lahir belum mengenal waktu siang  dan malam, jika malam hari sering begadang,membuat ibu lelah. Sementara pada siang hari bayi tidur, dianjurkan ibu ikut beristirahat juga agar ibu bisa tetap sehat.

54. MITOS : Jika menyusui sambil duduk, kakinya tidak boleh menggantung karena bisa masuk angin

FAKTA : bukan menyebabkan masuk angin tapi karena tidak rileks membuat ibu tidak nyaman dan proses menyusui menjadi tidak berjalan dengan baik

55. MITOS: Ibu menyusui tidak boleh makan berbau amis seperti ikan, daging, telor

FAKTA : ibu menyusui boleh mengkonsumsi sumber-sumber protein seperti ikan, daging, dan telur selama si bayi tidak menunjukkan ciri-ciri alergi.

56. MITOS : Ibu menyusui harus makan daun katuk agar ASI-nya deras

FAKTA : Produksi ASI ditentukan oleh seringnya ibu menyusui atau memerah, ditambah dengan pikiran positif ibu bahwa ASI-nya cukup. Tidak ada yang salah dengan mengkonsumsi daun katuk, karena konsumsi sayuran baik untuk ibu menyusui. Tetapi pada dasarnya ibu bisa makan apapun yang dia sukai. Kalau ibu menikmati apa yang dia makan, ASI-nya akan deras karena hati ibu merasa senang. Jadi, apapun makanan favorit ibu bisa jadi booster ASI yang baik.

57. MITOS : Kalau bayi sakit, maka ibu yang minum obatnya karena obatnya bisa mengalir lewat ASI

FAKTA : Kalau ibu yang sakit yang diobati si ibu, kalau bayi yang sakit yang diobati bayinya. Obat yang ibu minum akan diproses oleh organ pencernaan ibu dan diserap oleh tubuh ibu. Akhirnya yang sampai ke ASI sangat sangat sedikit dan bisa jadi tidak ada sama sekali. Meskipun demikian ada beberapa kategori obat yang tidak boleh diminum oleh busui karena bisa berpengaruh di ASI atau berbahaya bagi bayi. Lagipula jenis obat dan dosis obat untuk dewasa dan bayi itu berbeda Misalnya, obat batuk untuk anak dengan obat batuk untuk dewasa jelas berbeda. Kalaupun ada saat dimana bayi harus minum obat yang diberikan oleh dokter, perlu diketahui bahwa dosis obat yang diberikan pada bayi sangat rendah dibandingkan dengan dosis obat orang dewasa. Biasanya obat untuk bayi diberikan dengan perhitungan miligram per berat badan bayi. Bisa dibayangkan bila obat tersebut yang minum ibunya, meskipun ada beberapa jenis obat yang bisa saja terserap dalam ASI namun tentu saja sudah tidak bisa dijadikan sebagai cara pengobatan yang sesuai ketentuan. Maka tak heran bila bayi yang sakit tidak sembuh-sembuh akibat ibu yang mengkonsumsi obat tersebut.

58. MITOS : IMD tidak bisa dilakukan setelah proses kelahiran melalui operasi Caesar

FAKTA : baik melahirkan secara normal ataupun operasi tetap bisa dilakukan IMD selama ibu dan bayi berada dalam kondisi yang stabil. Jangan lupa selalu konsultasikan dengan dokter tentang keinginan Anda untuk IMD apapun metode melahirkan yang akan dijalani.

59. MITOS : Ibu yang mengkonsumsi obat-obatan tidak boleh menyusui  

FAKTA : Tidak semua obat-obatan menghalangi ibu untuk menyusui. Konsumsi beberapa jenis obat dalam waktu tertentu masih diperbolehkan pada ibu menyusui. Namun sebaiknya penggunaan obat – obatan tertentu selama menyusui dilakukan dibawah pengawasan dokter untuk menjamin keamanannya. Saat Anda berobat sakit, jangan lupa sampaikan kepada dokter jika kondisi Anda sedang menyusui. Silakan baca juga dokumen tentang obat-obatan yang aman bagi ibu menyusui.

60. MITOS: Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring, karena dapat mengakibatkan bayinya tersedak.

FAKTA : Pertama, menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring, yang terpenting adalah ibu harus memperhatikan pelekatan menyusui. Apapun posisi menyusuinya, yang penting pelekatan harus tepat. Untuk posisi menyusui tidur miring, posisi pelekatan yg tepat berarti perut ibu harus menempel pada perut bayi, badan bayi seluruhnya menghadap ke badan Ibu (saling berhadapan). Dengan pelekatan yang benar, itu akan mencegah hidung bayi tertutup payudara ibu, mencegah bayi tersedak, dan sebagainya. Kuncinya, apapun posisinya, pelekatan harus selalu pas. Kedua, kalau masih terlalu lelah, terutama setelah baru melahirkan, usahakan saat menyusui selalu dengan pendampingan keluarga atau perawat. Ketiga, jangan lupa pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Jangan lupa tubuh bayi disangga dengan bantal agar lebih stabil pelekatannya. Keempat,  perhatikan jika air susu mengalir deras, sedangkan bayi mengantuk , sehingga mudah tersedak. Sebaiknya ibu tetap waspada dan bersiap-siap mengatur posisi bayi miring/kepala bayi lebih tinggi dari badannya.

61. MITOS : Benarkah ASI bisa ditingkatkan produksinya dengan booster ASI?

FAKTA : Ada DUA hormon yang berperan dalam proses menyusui: Prolaktin dan Oksitosin. Prolaktin berperan dalam PRODUKSI ASI. Prolaktin bekerja dipicu oleh hisapan bayi dan pengosongan payudara. Semakin sering payudara dikosongkan, semakin aktif prolaktin, semakin banyak ASI dihasilkan. Jadi, apakah kunci peningkatan produksi ASI? Pengosongan payudara sesering mungkin, baik dengan menyusui langsung atau memerah saat tidak bersama bayi.

Oksitosin berperan dalam KELANCARAN ASI. Okstosin ini yg memicu Let Down Reflex (LDR) pada busui.

Apa itu LDR lihat di sini: https://www.facebook.com/notes/asosiasi-ibu-menyusui-indonesia/let-down-reflex-ldr-si-nyeri-yang-dicari/10152714002139778.

Oksitosin dipicu oleh rasa senang, relax, tenang, nyaman pada ibu selama periode menyusui. Oksitosin dipicu oleh sugesti positif ibu. Semua rasa itu bisa diperoleh dengan cara sbb:

– Ibu konsumsi makanan/minuman yg disukai.

– Ibu melakukan kegiatan/hobi yang disukai.

– Ibu mendapatkan perhatian dari orang2 terdekat.

– Ibu mengingat momen2 indahnya bersama bayi.

– Ibu mendapatkan bantuan untuk menjaga dan merawat bayi dari orang2 terdekat.

– Ibu cukup istirahat

.- Tubuh ibu bugar dan sehat krn makan yg sehat dan cukup berolahraga.

– Ibu mampu mengelola stres dan emosi dengan baik.

Jadi, benarkah booster ASI bisa meningkatkan produksi ASI? Silakan disimpulkan sendiri 🙂

62. MITOS : Pemberian kopi pada bayi bisa mencegah kejang demam

FAKTA : Kalau diberikan saat kejang bahaya. Kopi yang diberikan saat anak sedang kejang tidak akan masuk pencernaan atau ke lambung, tapi beresiko masuk ke paru-paru. Nantinya kopi ini akan menimbulkan reaksi yang bisa menyebabkan terjadinya peradangan di paru-paru.

Jika diberikan saat sehat pun tidak aman juga. Kopi yang dikonsumsi bisa merangsang sistem syaraf simpatik. Karenanya orang dewasapun yang konsumsi kopi bisa menyebabkan jantung berdetak lebih cepat. Hal ini juga berlaku pada balita yang diberikan kopi meskipun jumlahnya sangat sedikit. Kalau di banyak orang dewasa kopi bisa membuat jantung berdebar kencang, bayangkan jika ini dialami oleh anak. Kopi juga bisa memicu kegelisahan pada bayi/anak, membuatnya lebih rewel dan sulit tidur. Selain itu pemberian kopi sebagai pencegah kejang jg secara logika dan medis tidak terbukti krn misalnya Anda beri kopi sekarang, lalu dia demamnya seminggu atau sebulan kemudian, apa kira2 msh ada kopi yg tersisa di tubuhnya setelah 1 minggu, setelah 1 bulan? Sementara pemberian kopi yg rutin pada anak pun beresiko menghambat penyerapan zat besi selain resiko2 yg sudah disebut di atas.

Salah satu cara untuk mencegah anak mengalami kejang adalah dengan menurunkan demam dengan cara2 yg benar, misalnya dengan cara mengompres hangat, memberikan minum yang banyak, skin to skin (kontak kulit) dengan anak, atau memberi obat penurun demam dengan dosis yg benar. Jika ada riwayat mengalami kejang atau pernah kejang demam sebelumnya, disarankan untuk menjaga agar temperatur anak tidak naik terlalu tinggi dan selalu waspada setiap anak menderita demam.

63.  MITOS: Bayi yang masih ASI harus diberi air tajin juga? Apakah air tajin dapat menggantikan posisi ASI?

FAKTA : Air tajin adalah sari pati beras yang diperoleh dengan cara merebus beras. Air kental saat memasak nasi itulah dikatakan sebagai air tajin. Air tajin secara gizi hanya mengandung kalori. Berbeda dengan ASI yang kaya gizi yang sangat dibutuhkan bay iuntuk bertumbuh optimal. Susu formula yang dirancang khusus buat bayi yang karena satu dan lain hal tidak bisa menyusu, juga mengandung beragam zat gizi yang dibuat berdasarkan semacam standar pembuatan susu formula, yaitu codex elemantarius.

Generasi kita terdahulu memandang tajin bisa menggantikan kehadiran susu, terutama ASI, padahal sama sekali tidak. Riset-riset terbaru menunjukkan betapa, ASI adalah “makanan” paling ideal untuk menunjang kesehatan dan kecerdasan bayi. Anda sebaiknya memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama usia bayi. Kemudian berikan ASI lebih lanjut plus makanan pendamping ASI.

Hal lain yang juga harus dicermati, ASI jelas lebih praktis dan bebas kuman, terutama jika diberikan langsung kepada bayi dengan cara menyusui. Pengolahan dan pemberian air tajin kepada bayi berisiko menyebabkan diare. Terutama bayi di bawah usia 6 bulan! Jelas kemampuan sistem pencernaan bayi yang amat sangat terbatas adalah penyebabnya. Jadi kesampingkan niat Anda untuk memberikan air tajin untuk menggantikan konsumsi susu untuk bayi, apalagi untuk menggantikan ASI.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/aimi-jogjakarta/mitos-dan-fakta-tentang-asi-dan-menyusui/906375986072593

Semoga bermanfaat

Salam, Alvariza Freezer

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna. Jasa sewa/rental freezer ASI dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

MELATIH BAYI MINUM ASIP TANPA DOT

DOT merupakan musuh besar sukses ASI sampai 2 tahun. Pemberian ASIP dengan DOT dapat menyebabkan bingung puting pada bayi. Bingung puting ditandai dengan penurunan produksi ASI karena bayi tidak menghisap payudara secara tepat, hasil perahan semakin lama semakin sedikit, paling parah anak menolak menyusu langsung di ibunya. Jadi jika ingin sukses ASI sampai 2 tahun gunakan media lain seperti Sendok, Cup Feeder, gelas sloky, pipet, atau spuit.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan ibu bekerja sebelum masa cuti berakhir :

Pertama, Ajarkan bayi minum asip sedini mungkin. Lebih cepat lebih baik. Bayi baru lahir sudah bisa dilatih minum asip menggunakan media seperti pipet, cup feeder, spuit. Melatih bayi dengan media tersebut perlu waktu dan latihan. Tidak bisa instan langsung bisa seperti minum dengan dot. Proses mengajarkan bayi ini sungguh tidak mudah. Harus penuh kesabaran ekstra.

Kedua, Yang melatih jangan ibunya. Bayi biasanya menolak jika ibunya yang melatih. Ajak suami berpartisipasi melatih bayinya. Kalau bisa pengasuhnya besok yang melatih. Jadi ketika ibu sudah masuk kerja, bayi dan pengasuhnya sudah sama-sama terlatih. Pengasuh tidak panik, bayi pun akan anteng.

Ketiga, Coba semua media yang ada. Pilih mana yang paling nyaman buat bayinya. Kalau pakai sendok, gelas sloki dan cup feeder jangan dituang ke mulutnya, tapi biarkan bayi yg nyeruput sendiri. Kalau pakai pipet dan spuit semprotkan ke bagian pipi. Jangan ke bagian tenggorokan. Hal ini supaya bayi tidak tersedak. Latihlah bayi ketika belum benar-benar lapar supaya tidak mengamuk.

Keempat, Latihan rutin. Jangan mentang-mentang bayinya sudah jago terus tidak dilatih tiap hari. Bayinya nanti lupa lagi caranya, dan mogok lagi dikasih asipnya. Karena bayi butuh adaptasi dan kebiasaan.

Kelima, ajarkan pengasuhnya mengenali tanda2 bayi lapar supaya bayi tidak keburu ngamuk ketika diberi asip. Kalau bayi mengamuk, tenangkan dulu sampai tenang, baru asipnya diberikan lagi.

Keenam, Simulasi. 2-3 hari sebelum masa cuti berakhir lakukan simulasi. Tinggalkan bayi selama jam kerja ibu. Jadi pengasuh dan bayi ada pemanasan sebelum benar-benar ibu tinggal kerja. Ibu juga bisa tau kebutuhan asip yg kira2 nanti dibutuhkan bayinya. Biasanya sih asip yg diberikan dihari pertama masih dikit yg habis karena bayi masih adaptasi ditinggal ibunya dalam waktu yg cukup lama. Hasil perahan ibu juga diawal2 masuk kerja biasanya menurun karena masih adaptasi suasana kantor, kerjaan numpuk, galau mikirin anak. Oiya, dengan simulasi ini jika bayi tiba2 ngamuk ibu masih bisa pulang kapan saja.

Ketujuh, Buat yg belum nemu pengasuhnya dan mendapatkan pengasuhnya di last minutes, usahakan bayinya udah pinter dilatih minum asipnya dengan media selain dot. Jadi pengasuhnya tidak panik kewalahan ketika bayinya ngamuk ga mau dikasih asip.

Delapan, Jangan lupa memerah secara rutin tiap hari. Jangan heran kalau hasil perahan di awal masih sedikit, itu bukan berarti produksi ASInya dikit. Hasil perahan yg banyak baru bisa di dapat kalau memerahnya sudah rutin dan disiplin tiap hari. Biasanya hasil perahan mulai banyak dan stabil di minggu ketiga setelah memerah rutin tiap hari.

Terakhir, jauh-jauh dari penggunaan dot. Ingat, bingung puting itu bukan cuma soal bayi menolak menyusu di payudara, tapi juga masalah penurunan produksi ASI. Buat yg sekarang menggunakan dot, jangan buru2 mengatakan bayinya bebas dari bingung puting sebelum usia anaknya 2 tahun tanpa tambah susu UHT apalagi sufor.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/aimi-jogjakarta/tips-melatih-bayi-minum-asip-tanpa-dot

Semoga bermanfaat

Salam, Alvariza freezer

 

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna. Jasa sewa/rental freezer ASI dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

MANFAAT ASI DAN MENYUSUI

Bagi bayi :

  1.  Memenuhi seluruh kebutuhan untuk pertumbuhan sampai usia 6 bulan.
  2. Meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi bayi dari alergi.
  3. ASI membuat berat badan bayi ideal.
  4. Perkembangan motorik dan kognitif/kecerdasan bayi lebih cepat.
  5. Pemberian ASI meningkatkan jalinan kasih sayang yang dirasakan oleh bayi.

Bagi ibu :

  1. Mengurangi risiko kanker payudara dan kanker indung telur.
  2. Menunda kesuburan sehingga menunda kehamilan (KB alami).
  3. Ibu akan mendapatkan kembali berat badan seperti sebelum hamil.
  4. Mengurangi perdarahan setelah melahirkan dan mencegah terjadinya anemia.
  5. Lebih ekonomis, praktis, higienis dan hemat waktu.

Bagi keluarga :

Praktis dan ekonomis dibandingkan dengan susu formula. Bayi yang mendapatkan ASI lebih sehat dan tidak mudah sakit sehingga biaya pengobatan rendah,

 

Semoga bermanfaat 🙂

Alvariza Freezer

 

Sumber : Leaflet Seksi Gizi Dinkes DIY Tahun 2012

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna. Jasa sewa/rental freezer ASI dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

 

10 LANGKAH MENUJU KEBERHASILAN MENYUSUI UNTUK MASYARAKAT

  1. Meminta hak untuk mendapatkan pelayanan IMD (Inisiasi Menyusu Dini)
  2. Meminta hak untuk tidak memberikan asupan apapun selain ASI kepada bayi baru lahir
  3. Meminta hak untuk mendapatkan pelayanan rawat gabung dengan bayi.
  4. Melaporkan pelanggaran-pelanggaran kode etik pemasaran pengganti ASI
  5. Mendukung ibu menyusui dengan menyediakan ruang menyusui dan fasilitasnya di tempat kerja.
  6. Memberikan kesempatan kepada ibu menyusui agar bisa memerah ASI dan atau menyusui bayinya di tempat kerja.
  7. Mendukung ibu untuk memberikan ASI kapanpun dan dimanapun.
  8. Menghormati ibu menyusui di tempat umum.
  9. Memantau pemberian ASI di lingkungan sekitarnya.
  10. Memilih fasilitas pelayanan dan tenaga kesehatan yang pro ASI

Keberhasilan menyusui membutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti peraturan perundangan yang pro ASI, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, tempat kerja dan orang-orang di lingkungan sekitar kita.

Semoga bermanfaat 🙂

Sumber : Direktorat Bina Gizi Kemenkes RI

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna

Jasa sewa/rental freezer ASI Dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

PERAN AYAH ASI

Ayah Bunda, tahukan Anda bahwa tingkat keberhasilan menyusui bila didukung suami mencapai 98%, namun bila tidak didukung suami tingkat keberhasilan menyusui hanya 26%.

Jadi, peran suami sangatlah besar dalam suksesnya pemberian ASI eksklusif. Apa saja yang dapat dilakukan suami untuk mendukung pemberian ASI ??

  1. Biarkan Ibu beristirahat.
  2. Ikut bangun saat ibu menyusui di malam hari.
  3. Bantu ibu dengan mengganti popok bayi.
  4. Selalu ingatkan dan dukung ibu untuk memberi ASI, jadilah garda depan saat semua pihak tidak mendukung.
  5. Bantu ibu membersihkan rumah (mencuci piring, menyapu rumah, membersihkan rumah,dll)
  6. Bantu sendawakan bayi setelah menyusu

Semoga bermanfaat 🙂

Sumber : http://www.who.int/topics/breastfeeding/en/

 

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna

Jasa sewa/rental freezer ASI Dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

MEDIA UNTUK MENYIMPAN ASIP

Beberapa pilihan yang baik untuk menyimpan ASIP adalah :

jual-botol-kaca-asi-tutup-plastik

  1. Botol Kaca (sisa ASI cenderung tidak menempel pada botol kaca).
  2. Jika menggunakan botol plastik, pastikan yang food grade dan BPA Free (bebas Bisphenol A).
  3. Sudah dicuci bersih (pakai air, sabun, dibilas, direbus dan dikeringkan) sebelum dipakai.
  4. Jangan isi botol sampai penuh, sebaiknya sampai batas leher botol, karena ASI akan memuai.
  5. Takaran ASIP dibotol sebaiknya antara 60 – 120ml (sesuai dengan kebiasaan banyaknya bayi minum, hal ini agar botol yang digunakan habis dalam sekali minum dan tidak ada sisa). Biasakan untuk tidak mengisi botol terlalu penuh, karena selain bisa membuat botol kaca mudah pecah (karena ASIP memuai saat dibekukan), mengisi botol terlalu penuh bisa membuat tutup botol mudah terlepas, terutama mereka yang menggunakan tutup karet.
  6. Plastik ASIP dengan mutu baik. Penggunaan plastik penyimpanan ASI disarankan bukan untuk periode penyimpanan yang lama, maksimum adalah 3×24 jam atau 3 hari dan disarankan untuk tidak dibekukan karena penyimpanan dengan plastik atau bahan yang tidak solid cenderung membuat banyak nutrisi yang menempel atau tertinggal pada permukaan plastik.

Semoga bermanfaat 🙂

Sumber : http://jogja.aimi-asi.org/2015/05/04/manajemen-asip-air-susu-ibu-perahan/

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna

Jasa sewa/rental freezer ASI Dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

 

 

DAYA TAHAN ASI PERAH

Tabel Penyimpanan ASI

Organisasi laktasi internasional, Lalecheleague, memiliki kisaran waktu berapa lama ASI dapat disimpan dalam suhu tertentu :

  • Suhu ruang (19 – 22 Drajat Celcius)  dapat bertahan antara 4 – 10 jam
  • Refrigerator (kulkas bawah) dengan suhu 0 – 4 Drajat Celcius dapat bertahan antara 2 – 3 hari
  • Freezer pada kulkas berpintu satu (suhu variatif < 4 C) : 2 minggu
  • Freezer pada kulkas berpintu dua (suhu variatif < 4 C) : 3-4 bulan
  • Freezer khusus ( -19 Drajat Celcius) : 6 bulan atau lebih

Interval waktu tsb amat sangat bervariatif tergantung kondisi dari lokasi penyimpanan.

Meski dapat disimpan lebih lama, disarankan agar tidak terlalu lama menyimpan ASI perah. Karena ASI diproduksi sesuai dg kebutuhan pertumbuhan & perkembangan anak. Karenanya manajemen penyimpanan ASI perah menggunakan sistem FIFO (first in first out).

Freezer yang kami sediakan akan memenuhi suhu yang ayah bunda inginkan sesuai dengan kebutuhan.

IMG_20160228 IMG_20160213_201718

Salam, Semoga Bermanfaat

Alvariza Freezer, ASI Awal yang Sempurna

Jasa sewa/rental freezer ASI Dapat menghubungi nomor kami di 087738263485 untuk fast respon (WA/SMS)PIN : 5AF5CB41

ALVARIZA FREEZER, SEWA FREEZER ASI (087738263485)

Kami melayani sewa/rental freezer ASI di area Yogyakarta (Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul), Klaten, Delanggu, Magelang, Purworejo, Temanggung, Solo dan sekitarny. Ayah dan Bunda tidak perlu repot, tinggal hubungi kami, dan kami yang akan mengantarkan freezernya ke rumah Ayah dan Bunda.

 

Apabila Ayah/Bunda menginginkan sewa/rental freezer ASI Dapat menghubungi nomor kami di Nomer Hp. 087738263485 untuk fast respon (Whattapps/SMS/Telephone) atau
PIN BBM : 5AF5CB41

img_20161101_124907_hdr1

Kami menyediakan berbagai macam tipe freezer sehingga ayah/Bunda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan. Berikut tipe freezer yang kami sewakan :

  1. Chest Freezer ( Freezer bukaan atas )

IMG-20160712-WA0013     IMG-20160712-WA0015

Spesifikasi :

  • Ukuran (Lebar x Dalam x Tinggi): 630 x 600 x 830 mm
  • Daya Listrik: 120 Watt
  • Kapasitas: 100 ml (sekitar 150 botol UC)

Kelebihan :

  • Mudah untuk memindahkan karena elemen pendingin di dalam.
  • Ruang penyimpanan lebih luas.
  • Lebih mudah dibersihkan.
  • Tidak perlu defrost selama pemakaian.
  • Suhu lebih stabil karena bukaan pintu ke atas.

Kekurangan :

  • Tidak ada raknya, sehingga perlu menyediakan rak sendiri untuk menyimpan ASIP. ( tetapi freezer kami sudah disediakan rak didalam untuk memudahkan penataan ASIP)

2. Upright Freezer

Upright Freezer adalah freezer dengan model seperti kulkas (bukaan depan). Upright freezer ada yang terdiri dari 4 rak, 5 rak dan 6 rak.

Spesifikasi 4 Rak :

IMG_20160402_141709

  • Ukuran (Lebar x Dalam x Tinggi): 527 x 626 x 1.014 mm.
  • Daya Listrik: 120 Watt
  • Kapasitas: 114 ml (sekitar 150 botol UC)

Spesifikasi 5 Rak :

  • Ukuran (Lebar x Dalam x Tinggi): 527 x 626 x 1.108 mm.
  • Daya Listrik: 120 Watt
  • Kapasitas: 128 ml (Sekitar 160 botol UC)

Spesifikasi 6 Rak :

  • Ukuran (Lebar x Dalam x Tinggi): 527 x 626 x 1.208 mm.
  • Daya Listrik: 120 Watt
  • Kapasitas: 142 ml (Sekitar 170 botol UC)

Kelebihan :

  • Ada raknya sehingga memudahkan penataan ASIP
  • Pintu bukaan depan sehingga memudahkan melihat tanggal ASIP

Kekurangan :

  • Elemen pendingin ada dibagian belakang freezer sehingga dalam memindahkan harus hati-hati, tidak boleh memegang bagian ini karena rapuh dan mudah patah yang mengakibatkan freezer tidak dingin.
  • Saat pintu freezer dibuka suhu freezer cepat berubah.
  • Harus dipastikan pintu freezer benar-benar tertutup rapat agar ASIP tidak mencair.

Apapun pilihan Ayah Bunda, kami menjamin :

  1. Suhu selalu kami cek terlebih dahulu sebelum diantar ke rumah Ayah Bunda.
  2. Freezer hanya digunakan untuk menyimpan ASIP.
  3. Kebersihan Freezer sebelum kami antar kerumah ayah/bunda.
  4. Mengganti secepatnya apabila ada kerusakan freezer

Pada saat pengambilan freezer ayah dan bunda tidak perlu repot-repot membersihkan, serahkan saja pada kami, karena merupakan komitmen kami untuk selalu memberikan yang terbaik untuk ayah, bunda dan putra/putri tercinta.

13668768_10205784814973164_3342400372221217515_o

IMG-20160712-WA0029

Beberapa ayah bunda yang menggunakan freezer  yang kami abadikan gambarnya (kadang kami kelupaan karena asik nggobrol dengan angan ayah bunda, hihihi…)

IMG-20160712-WA0039 IMG-20160712-WA0041 IMG-20160712-WA0046

======================== Long trip Alvariza Freezer  ====================

IMG-20160712-WA0017 IMG-20160712-WA0023

============================================================

Ucapan terimakasih kami ucapkan kepada ayah/bunda yang sudah menggunakan jasa kami, semoga kerjasama ini dapat bermanfaat untuk kami dan ayah/bunda sekalian. dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apa bila pelayanan kami masih ada kekurangan, kami mohon kritik dan saran apa bila masih ada kekurang sempurnaan kami agar dapat kami perbaiki.

 

Salam dari kami, Alvariza Freezer

ASI, Awal yang sempurna